Tampilkan postingan dengan label Troubleshoot Aplikasi Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Troubleshoot Aplikasi Linux. Tampilkan semua postingan

Cara Mengembalikan Cinnamon ke Pengaturan Default

Cara Mengembalikan Cinnamon ke Pengaturan Default atau istilahnya restore cinnamon di Linux Mint. Cinnamon adalah salahs satu desktop environment (DE) yang dikemabangkan khusus untuk Linux Mint Cinnamon.

Secara tampilan, Cinnamon seperti Windows XP yang sudah dimodifikasi sehingga lebih modern bahkan ada beberapa efek yang serupa dengan efek yang dimiliki Windows 10 seperti thumbnail view untuk program aplikasi yang dibuka, animasi ctrl + alt + tab, background yang berubah dan lainnya.

Di sisi lain, desktop Cinnamon memiliki efek yang tidak dimiliki oleh Windows 7 seperti tampilan compiz yang hanya dimiliki oleh beberapa Linux tertentu. Untuk mendapatkan semua efek dan animasi yang diinginkan anda harus menyetting atau melakukan konfigurasi Cinnamon.

reset cinnamon desktop linux mint reset cinnamon desktop to default gsettings reset org.cinnamon desktop-layout restart cinnamon desktop tanpa terminal cara reset cinnamon desktop

Cara Mengembalikan Cinnamon ke Pengaturan Default / Restore

Restore Cinnamon adalah fasilitas yang diberikan Linux Mint Cinnamon untuk mengatur desktop Cinnamon ke settingan awal sebelum dimodifikasi. Misalkan anda melakukan konfigurasi Cinnamon sehingga tampilannya agak berantakan, dan anda ingin me-reset tampilannya ke default maka fasilitas ini dapat anda gunakan.

Cara Restore Cinnamon Desktop di Linux Mint

Anda dapat melakukan klik kanan pada Panel anda kemudian pilih Troubleshoot >> Restore all settings to default maka dalam sekejap tampilan Cinnamon anda akan kembali seperti semula sebelum dimodifikasi.

Cara Restart Cinnamon Desktop di Linux Mint

Restart Cinnamon adalah solusi ketika Cinnamon nge-freeze atau nge-hang atau tidak bisa digerakkan desktopnya. Anda dapat melakukan restart Cinnamon desktop dengan cara menekan tombol di keyboard secara bersamaan untuk Ctrl + Alt + Esc. Dan jika cara ini tidak mengatasi freeze yang terjadi maka anda bisa melakukan force logout dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Backspace.

Indicator KeyLock Tidak Mau StartUp di Linux Mint 17.1

Solusi Indicator KeyLock Tidak Mau StartUp di Linux Mint 17.1. Indicator KeyLock anda tidak akan ikut dijalankan oleh Linux Mint ketika Linux Mint anda start up (System load and keylock Indicator will not autostart in Linux Mint 17 and up).

Cara mengatasi Indicator KeyLock Tidak Mau StartUp di Linux Mint 17.1 --Indicator KeyLock adalah aplikasi Linux yang tergolong sebagai aplikasi Utility yang berguna untuk memberikan notifikasi atau pemberitahuan kepada anda ketika anda menekan tombol Caps Lock atau NumLock atau Scroll Lock keyboard aktif atau sebaliknya.

Linux Mint dari sejak dahulu hingga tulisan ini ditulis yaitu versi Linux Mint 17.1 tidak menampilkan notifikasi ketika tombol Caps Lock diaktifkan. Dengan ini anda dapat menggunakan indicator keylock Ubuntu Linux Mint, cara instal indicator keylock linux. Menambahkan indicator untuk capslock numlock dan scrol lock di Linux dengan indicator keylock lock keys.

Ketika baru selesai menginstall Indicator KeyLock di Linux Mint 17, secara otomatis akan membuat auto start secara sendirinya. Anda bisa mengeceknya melalui program StartUp Application, caranya klik Menu >> Preferences >> StartUp Applications maka akan keluar jendela Startup Applications. Pastikan ada Indicator-LockKeys disana sebagaimana deskripsi berikut :
Name : Indicator-LockKeys
Command : indicator-keylock
Comment : Handles the locked states of CapsLock, NumLock, and ScrollLock
Delay : 0 (digunakan memberikan jeda kapan aplikasi ini akan dijalankan)

Jika sudah dipastikan ada aplikasi indicator-keylock di StartUp Application, maka selanjutnya kita periksa indicator-keylock.desktop  (ekstensinya desktop karena program ini merupakan short cut) di beberapa direktori sebagai berikut :
  1. Periksa /usr/share/applications disini harus ada Indicator-LockKeys
  2. Periksa /home/username_anda/.config/autostart disini harus ada Indicator-LockKeys
  3. Terakhir periksa /etc/xdg/autostart pastikan disitu ada file indicator-keylock.desktop. Jika tidak ada silahkan copy file direjktory pada nomor 1 diatas.
LANGKAH INTI
Langkah ini adalah point utama permasalahan Indicator KeyLock tidak mau start ketika Linux Mint dijalankan. Buka sebagai root (klik kanan di ruang kosong dan pilih Open as Root) direktori /usr/share/cinnamon-session/sessions

Buka file cinnamon.session menggunakan Teks Editor Gedit atau yang lain, dan edit pada baris RequiredComponents, tambahkan indicator-keylock pada bagian terakhirnya. Codenya bisa dilihat pada gambar dibawah ini :
I just switched to Linux Mint 17 Cinnamon from Ubuntu 14 and I do like the interface more! After installing I started configuring and adding all apps I use. I installed indicator-keylock and indicator-multiload and they run successfully. However if I add them to startup applications they won't start on user login. I even tried copying the launcher files from /usr/share/applications to ~/.config/autostart but with no effect either... Note that when logged in the launcher files do open the apps correctly if I launch them manually. Also I have Dropbox and added Vlc to autostart for testing and they work normally. After some testing I found that if I write a shell script that just contains: !#bin/bash indicator key lock  Make it executable and add this to start up applications the indicator starts up normally.... Any ideas why all this trouble? Anyone successfully installed indicator-keylock on mint 17 cinnamon without this workaround and got auto start?

Jika sudah, simpan dan logout dari Linux Mint 17.1 anda. Selamat anda sudah menyelesaikan cara mengatasi Indicator KeyLock yang tidak mau jalan ketika komputer Linux Mint start.
Semoga bermanfaat dan Gunakan Selalu Open Source!

UPDATE
Cara lain untuk memperbaiki Indicator Keylock di Ubuntu 14.04 dan Linux Mint 17.x yang tidak mau start adalah dengan mengganti nama file atau rename file yang ada di dalam "/etc/xdg/autostart/indicator-keylock.desktop"
Nah itu indicator-keylock.desktop diubah nama menjadi indicator_keylock.desktop atau diubah menjadi keylock-indicator.desktop dengan cara masuk sebagai super user karena kita merename file yang termasuk sistem file Linux. Selesai sudah permasalahan...

Cara Install ChmSee Secara Offline ALL LINUX VERSION

Cara install ChmSee Offline Installer All Linux Version --Cara ini digunakan untuk menginstal ChmSee secara offline menggunakan installer deb untuk semua versi Linux Mint maupun Ubuntu.

Apa yang Terjadi pada ChmSee pada Ubuntu 14.04 dan Turunannya ?

Mulai Ubuntu 14.04 dan Linux Mint 17.x perlu diketahui bahwa ChmSee sudah tidak dapat diinstal melalui Terminal karena repositorinya sudah dihapus oleh pihak Linux dengan alasan aplikasi ini sudah tidak dikembangkan lagi alias diskontinyu.

Menurut pengalaman kami, ChmSee adalah aplikasi untuk membaca file CHM di Linux terbaik karena mampu membaca tulisan latin dan juga tulisan arab.

Tidak seperti Kchmviewer yang membaca tulisan arabnya kurang didukung (tulisan arab terputus-putus), ChmSee mampu dengan baik membaca tulisan arab itu. Karena dukungan ChmSee inilah banyak orang masih memilih ChmSee sebagai CHM reader di Linux.

Nah yang menjadi persoalan adalah bagaimana cara menginstal ChmSee sementara repository Linux sudah tidak menyediakan ChmSee ? Jawabnya mudah saja yaitu kita melakukan instalasi ChmSee secara offline menggunakan bantuan file deb yang akan kami bagikan berikut ini.

Download chmsee ubuntu. chmsee download gratis disini untuk versi chmsee linux dan chmsee package yang dapat diinstal secara offline. Aplikasi membaca file CHM terbaik di Ubuntu Linux Mint cara instal chmsee di ubuntu 14.04 cara install chmsee offline cara install chmsee praktis cara mudah instal chmsee file chm reader linux aplikasi pembaca file chm di linux

Cara Install ChmSee Secara Offline ALL LINUX VERSION

Untuk menginstal ChmSee secara offline sebenarnya tergantung pada dependency atau file-file yang dibutuhkan oleh ChmSee sudah terinstal pada komputer anda atau belum. Jika ada dependency yang belum terpenuhi maka installer ChmSee ini akan mencari dan mendownloadnya secara otomatis dari internet. Dependensi ChmSee v1.3 adalah sebagai berikut :
  • libc6 (>= 2.4)
  • libchm1 (>= 0.40)
  • libgcrypt11 (>= 1.4.5)
  • libgdk-pixbuf2.0-0 (>= 2.22.0)
  • libglib2.0-0 (>= 2.16.0)
  • libgtk2.0-0 (>= 2.18.0)
  • libpango1.0-0 (>= 1.14.0)
  • libwebkitgtk-1.0-0 (>= 1.3.10)
  • libxml2 (>= 2.7.4)

    Adapun cara menginstal ChmSee versi 1.3 adalah sebagai berikut
    1. Download ChmSee v1.3 x86 atau ChmSee v1.3 x64
    2. Jika sudah terdownload, instal aplikasi dengan klik dua kali pada file installer yang sudah di download pada langkah satu
    3. Klik "Install" dan tunggu beberapa detik sampai proses instalasi selesai
    4. Anda dapat membuka ChmSee melalui Menu >> Accessories >> ChmSee tampilannya sederhana tetapi aplikasi ini hebat. Terimakasih pada pengembangnya.
    Kenapa versi 1.3 ? karena versi terakhir 2.0.2 yang sudah diskontinyu membutuhkan dependency yang bernama xulrunner >= 38 sementara xulrunner sudah didukung oleh repository Linux. Berikut ini adalah dependency ChmSee 2.0.2 selengkapnya :
    • libchm.so.0()(64bit)
    • libc.so.6(GLIBC_2.14)(64bit)
    • libdl.so.2()(64bit)
    • libgcc_s.so.1()(64bit)
    • libmozalloc.so()(64bit)
    • libm.so.6()(64bit)
    • libnspr4.so()(64bit)
    • libplc4.so()(64bit)
    • libplds4.so()(64bit)
    • libpthread.so.0()(64bit)
    • libpthread.so.0(GLIBC_2.2.5)(64bit)
    • libstdc++.so.6()(64bit)
    • libstdc++.so.6(CXXABI_1.3)(64bit)
    • rtld(GNU_HASH)
    • xulrunner >= 38
    Tenang saja, karena dengan ChmSee 1.3 saja kita sudah dapat melakukan banyak hal seperti membaca huruf arab dan latin juga dan lebih ringan serta lebih cepat load time-nya.

    Cara Memperbaiki SHUTTER di Linux Mint 17.1 Rebecca

    Troubleshoot Shutter di Ubuntu 14.04 dan Linux Mint 17.x --Cara Memperbaiki SHUTTER di Linux Mint 17.1 Rebecca.

    Shutter adalah program aplikasi Linux yang berguna untuk mengambil screenshoot atau mengcapture layar Linux baik sebagian maupun keseluruhan. Aplikasi Linux ini juga mampu untuk mengcapture keseluruhan tampilan website secara utuh, silahkan baca Cara Membuat Screen Capture 1 Halaman Web dengan Shutter.

    Cara Install Shutter

    Ketika Shutter berhasil diinstal melalui Terminal dengan mengetikkan sudo apt-get install shutter atau melalui Software Manager dan mencarinya melalui kotak pencarian, langkah selanjutnya anda harus mengecek apakah ada kesalahan pada Shutter anda atau tidak.

    Tampilan Kesahalan pada Shutter

    Caranya adalah dengan mengetikkan shutter pada Terminal dan amati apa yang disampaikan oleh Terminal tersebut. Ketika pertama kali menjalankan Shutter karena pertama kali diinstal, dengan mengetikkan shutter melalui Terminal didapatkan pesan error sebagai berikut :
    defined(@array) is deprecated at /usr/bin/shutter line 3736.
    (Maybe you should just omit the defined()?)
    defined(@array) is deprecated at /usr/bin/shutter line 3747.
    (Maybe you should just omit the defined()?)
    WARNING: gnome-web-photo is missing --> screenshots of websites will be disabled!

    WARNING: Goo::Canvas/libgoo-canvas-perl is missing --> drawing tool will be disabled!

    WARNING: Net::DBus::GLib is missing --> Ubuntu One support will be disabled!

    WARNING: Image::ExifTool is missing --> writing Exif information will be disabled!

    WARNING: Gtk2::AppIndicator is missing --> there will be no icon showing up in the status bar when running Unity!

    INFO: There is already another instance of Shutter running!

    Kesalahan atau error diatas menyebabkan Shutter yang sudah diinstal tidak dapat mengedit gambar atau foto yang sudah di screenshoot. Sehingga fasilitas Edit pada Shutter disabled.
    Cara Memperbaiki Shutter di Linux Mint 17.1 Rebecca
    Pada gambar Shutter diatas, fasilitas untuk mengcapture Website dan fasilitas untuk mengedit gambar Enabled (dapat dipakai). Selain itu pada panel yang terletak diatas jendela Shutter disebelah Battery Level diatas juga tampil setelah Shutter diperbaiki.

    Cara Memperbaiki Shutter di Linux Mint 17.1 Rebecca

    Jika kesalahan sebagaimana diatas terdapat 5 (lima) kata disabled maka disitulah letak kesalahannya jadi kita harus memenuhi dependencies yang diperlukan, selanjutnya kita perlu menginstal Library atau dependencies yang dibutuhkan oleh Shutter sebagai berikut :
    1. gnome-web-photo
    2. libgoo-canvas-perl
    3. libnet-dbus-glib-perl
    4. libimage-exiftool-perl
    5. libgtk2-appindicator-perl
    6. libgtk2-trayicon-perl
    Secara sederhana, anda apat mengetikkan dependencies diatas di dalam Software Manager. Atau lebih mudah lagi dapat dilakukan melalui Terminal Linux dengan mengetikkan berurut-turut perintah sebagai berikut :
    sudo apt-get install gnome-web-photo
    sudo apt-get install libgoo-canvas-perl
    sudo apt-get install libnet-dbus-glib-perl
    sudo apt-get install libimage-exiftool-perl
    sudo apt-get install libgtk2-appindicator-perl
    sudo apt-get install libgtk2-trayicon-perl

    Selesai! Anda dapat menjalankan Shutter lagi dan anda dapat melakukan edit gambar. Selamat mencoba dan semoga Cara Memperbaiki Shutter di Linux Mint 17.1 Rebecca ini membantu. Share melalui Facebook, Twitter atau Google+ agar teman anda juga dapat memperbaiki Shutter di Linux Mint 17.1 Rebecca.

    Tidak Bisa Koneksi Internet di Linux Setelah Remaster Linux

    Pernah Mengalami Tidak Bisa Koneksi Internet di Linux Setelah Remaster Linux? Jangan khawatir disini kami sediakan cara mengatasinya.

    Remaster adalah proses yang dilakukan seseorang dalam membackup sistem Linux yang ada di dalam komputer miliknya sehingga bisa diinstal ke komputer lain juga lengkap dengan beberapa aplikasi yang sudah diinstal.

    Remastering linux adalah sebuah proses untuk membuat sebuah linux baru dari linux yang sudah ada. Contoh hasil dari remastering linux mirip dengan linux induk namun telah mengalami beberapa modifikasi yang membuatnya berbeda dibandingkan dengan linux induk, misal tema tampilan, perangkat lunak yang terbundel dengannya dan sebagainya.

    Tujuan dari remastering linux adalah linux induk yang ada belum bisa memenuhi kebutuhan penggunanya. Jikalau bisa memenuhi, diperlukan suatu proses atau usaha misalkan menginstall aplikasi-aplikasi yang diperlukan. Proses remastering ini membuat usaha tersebut tidak perlu dilakukan karena proses intalasi telah dilakukan oleh pengembang.

    remastering linux, remaster linux, cara remaster linux, remaster sys

    Tidak Bisa Koneksi Internet di Linux Setelah Remaster Linux

    Ketika anda melakukan remaster Linux dan setelahnya koneksi internet anda menjadi tidak bisa konek padahal WiFi ataupun modem sudah bisa terkoneksi maka anda perlu menyetting DNS Linux.

    Caranya cukup mudah, masuk Terminal dan ketikkan sudo gedit /etc/resolv.conf
    Keterangan : gedit adalah nama aplikasi yang akan digunakan sebagai Teks Editor, anda bisa memakai Geany atau editor yang lain

    Masukkan password pada Terminal, kemudian akan terbuka Teks Editor, selanjutnya copy script berikut ini. Masukkan script berikut ini :
    # Dynamic resolv.conf(5) file for glibc resolver(3) generated by resolvconf(8)
    # DO NOT EDIT THIS FILE BY HAND -- YOUR CHANGES WILL BE OVERWRITTEN
    nameserver 127.0.1.1

    Setelah selesai simpanlah file (Ctrl + S). Silahkan coba buka kembali Browser Internet kesukaan anda, mulai mengunjungi sebuah situs dan pasti bisa.

    Jika tidak bisa mungkin versi Linux anda berbeda, coba untuk merestart Linux dan coba kembali Browser anda. Semoga berhasil.

    Failed to Write Core Dump. Core Dumps Have Been Disabled

    Error Failed to write core dump. Core dumps have been disabled. To enable core dumping, try "ulimit -c unlimited" before starting Java again.

    Kesalahan terjadi karena core file untuk user biasa di disable. Fitur ini bisa di enable ketika menjalankan Java misalnya untuk menjalankan sebuah aplikasi.

    To enable writing core files you use the ulimit command, it controls the resources available to a process started by the shell, on systems that allow such control.

    Solusinya cukup mudah. Ketikkan sebagai user biasa di Terminal ulimit -a

    Jika yang tampil adalah sebagai berikut :
    core file size          (blocks, -c) 0
    data seg size           (kbytes, -d) unlimited
    scheduling priority     (-e) 0
    file size               (blocks, -f) unlimited
    pending signals         (-i) 26563
    max locked memory       (kbytes, -l) 64
    max memory size         (kbytes, -m) unlimited
    open files              (-n) 1024
    pipe size               (512 bytes, -p) 8
    POSIX message queues    (bytes, -q) 819200
    real-time priority      (-r) 0
    stack size              (kbytes, -s) 8192
    cpu time                (seconds, -t) unlimited
    max user processes      (-u) 26563
    virtual memory          (kbytes, -v) unlimited
    file locks              (-x) unlimited

    Failed to write core dump. Core dumps have been disabled

    Selanjutnya ketikkan di Terminal : ulimit -c unlimited
    Maka jika di ketikkan lagi ulimit -a akan menjadi seperti berikut (angka 0 berubah unlimited) :
    core file size          (blocks, -c) unlimited
    data seg size           (kbytes, -d) unlimited
    scheduling priority     (-e) 0
    file size               (blocks, -f) unlimited
    pending signals         (-i) 26563
    max locked memory       (kbytes, -l) 64
    max memory size         (kbytes, -m) unlimited
    open files              (-n) 1024
    pipe size               (512 bytes, -p) 8
    POSIX message queues    (bytes, -q) 819200
    real-time priority      (-r) 0
    stack size              (kbytes, -s) 8192
    cpu time                (seconds, -t) unlimited
    max user processes      (-u) 26563
    virtual memory          (kbytes, -v) unlimited
    file locks              (-x) unlimited

    SOLUSI LAIN Core dumps have been disabled :

    Jika pada waktu mengetikkan ulimit -a hasilnya 
    -bash: ulimit: core file size: cannot modify limit: Operation not permitted

    LANGKAH 1
    Periksa Linux Environment, pastikan anda tidak menuliskan ulimit -c 0 di dalam konfigurasi file $HOME/.bash_profile atau $HOME/.bashrc (Jika terdapat script ulimit -c 0  maka berikan tanda # pada awal script.

    LANGKAH 2
    Enable Core Dump Linux. Buka file /etc/security/limits.conf (silahkan masuk sebagai user root). 
    Jika dibuka dengan gEdit maka ketikkan di Terminal 
    su gedit /etc/security/limits.conf

    Edit dan cari baris soft core 0 dan ganti 0 menjadi unlimited (lihat script berikut, hilangkan tanda # pada baris script dimaksud)
    # /etc/security/limits.conf
    #
    # Each line describes a limit for a user in the form:
    #
    # <domain> <type> <item> <value>
    #
    *  soft  core  unlimited

    LANGKAH 3
    1. Log off Linux kemudian Log in kembali. Buka Terminal dan ketikkan ulimit -c
    2. Jika hasilnya 0 maka, masuk sebagai user root (ketikkan su  tekan enter), selanjutnya ketikkan di Terminal lagi unlimit -c unlimited



    Menyeting Brightness/Backlight Linux Agar Normal

    Menyeting Brightness/Backlight Linux Agar Normal - Cara ini digunakan jika setingan kecerahan Linux kembali seperti semula (tingkat kecerahan Linux seperti sebelum diubah).

    Lihat juga Cara Mengatur Kecerahan Layar Laptop Linux Tidak Berfungsi

    Jika tingkat kecerahan atau brightness Linux sudah anda atur sedemikian rupa, tetapi setelah komputer mati dan dihidupkan kembali tingkat kecerahan kembali seperti semula (komputer tidak menyimpan tingkat kecerahan terakhir kali), maka cara ini bisa anda aplikasikan.

    Menangani Brightness Linux Agar Normal

    Teknik yang digunakan kali ini adalah dengan menyimpan sesi brightness atau kecerahan layar Linux terakhir kali sehingga ketika komputer mati dan hidup kembali akan mengambil level brightness sebelumnya.

    Cara mengatur brightness Linux agar normal bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut :

    PERTAMA, buat file untuk menyimpan sesi screen brightness terakhir kali, ketikkan di Terminal perintah sebagai berikut :
    cd /etc/init.d
    sudo touch prev_brightness
    sudo chmod o+w prev_brightness

    KEDUA, buat script atau bahasa program yang menyimpan level screen brightness Linux ke dalam file yang dibuat pada langkah pertama ketika komputer dimatikan. Caranya adalah sebagai berikut, ketikkan di Terminal :
    sudo touch save_screen_brightness
    sudo chmod +x save_screen_brightness
    sudo gedit save_screen_brightness

    Anda bisa mengganti gedit diatas dengan teks editor kesukaan anda. Jika sudah muncul teks editornya, copy paste script berikut ke dalam teks editor tersebut :
    #!/bin/sh
    cat /sys/class/backlight/acpi_video0/brightness > /etc/init.d/prev_brightness

    Jika sudah selesai, klik Save dan tutup teks editornya.

    Menyeting Brightness/Backlight Linux Agar Normal

    KETIGA, kita harus membuat script yang dibuat pada langkah kedua diatas agar dijalankan ketika komputer dimatikan atau direstart. Caranya, ketikkan di Terminal perintah berikut ini :
    sudo ln -s /etc/init.d/save_screen_brightness /etc/rc0.d/K99save_screen_brightness
    sudo ln -s /etc/init.d/save_screen_brightness /etc/rc6.d/K99save_screen_brightness

    KEEMPAT, kita harus memberikan perintah komputer agar ketika dihidupkan mengambil level brightness yang tersimpan sebelumnya. Ketikkan perintah berikut ini :
    sudo gedit /etc/rc.local

    Jika sudah muncul file rc.local, tempatkan script berikut sebelum exit 0 :
    cat /etc/init.d/prev_brightness > /sys/class/backlight/acpi_video0/brightness

    Selesai, kita sudah menyeting brigtness Linux agar setiap kali komputer restart akan mengambil level brightness sebelumnya. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Kami sudah menuliskan script diatas berikut ini :

    Font Config Deprecated Warning di Linux dan Cara Mengatasinya

    Font Config Deprecated Warning di Linux dan Cara Mengatasinya. Pernahkan anda mengalami eror seperti ini :
    Fontconfig warning: "/etc/fonts/conf.d/50-user.conf", line 14: reading configurations from ~/.fonts.conf is deprecated.

    Pesan tersebut merupakan hanya sebuah peringatan bagi pengguna yang artinya pengguna tidak membutuhkan lagi sebuah konfigurasi file konfigurasi font ~/.font.conf. sehingga muncullah pesan peringatan tersebut.

    Solusi 1 :
    Ada dua jenis solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi font deprecated ini, yang pertama adalah kita menuju path /etc/fonts/conf.d/, dan buka file 50-user.conf  tersebut, edit di baris 14 sesuai dengan pesan peringatan dan jadikan komentar baris 14 tersebut.
    Misalkan baris ke 14 tersebut berisi script berikut :
    <include ignore_missing="yes" deprecated="yes">~/.fonts.conf</include>
    Maka dijadikan menjadi :
    <!-- <include ignore_missing="yes" deprecated="yes">~/.fonts.conf</include> -->
    Dengan memberikan tanda <!-- ..... --> itu artinya kita menjadikan komontar baris tersebut sehingga tidak dieksekusi oleh sistem.

    Font Config Deprecated Warning di Linux dan Cara Mengatasinya

    Solusi 2 :
    Ini adalah solusi yang tepat untuk memperbaiki kesalahan font config warning. Dari penjelasan bahwa kita tidak membutuhkan lagi sebuah konfigurasi, maka kita pindahkan saja file konfigurasi tersebut. Solusi pertama sistem masih mengeksekusi file konfigurasi padahal sudah tidak dibutuhkan lagi.

    Cara yang benar untuk mengatasi font config warning ini adalah dengan memindahkan file ~/.fonts.conf ke ~/.config/fontconfig/fonts.conf . Bisa dilakukan melalui terminal sebagai berikut :
    mkdir -p ~/.config/fontconfig/
    mv -i ~/.fonts.conf ~/.config/fontconfig/fonts.conf

    Cara Mengatur Kecerahan Layar Laptop Linux Tidak Berfungsi

    Cara Mengatur Kecerahan Layar Laptop di Linux yang Tidak Berfungsi. Pada beberapa rilis Linux kecerahan atau brightness tidak berfungsi ada juga kasus brightness yang sudah diatur kemudian setelah komputer mati dan restart tingkat kecerahan kembali seperti semula sebelum disetting.

    KONDISI MASALAH

    Permasalahan berkaitan dengan brightness atau tingkat kecerahan ini mucul ketika kita selesai menginstal Linux Mint pada Laptop Samsung. Ketika kita sudah mengatur brightness laptop pada tingkat kecerahan redup (40% misalnya) maka brightness laptop akan menjadi berkurang dan hal ini memang normal.

    Namun yang menjadi tidak normal yaitu ketika kita sudah mematikan laptop dan menyalakan laptop kembali, yang terjadi adalah settingan brightness kembali lagi pada tingkat brightness tertinggi (100%). Dan ya hal ini terjadi pada mayoritas laptop samsung dan ini adalah salah satu bug dari Linux Mint.

    CARA MENGATASI

    Untuk mengatasi masalah brighness laptop Linux Mint yang kembali lagi ke 100% kita bisa menggunakan sebuah aplikasi Linux Mint yang dikembangkan untuk produk Samsung dan menyediakan paket aplikasi Linux Mint. Yang perlu dilakukan adalah langkah-langkah sebagai berikut:
    1. Tambahkan repository kedalam Linux Mint, via terminal:
    2. Instal Samsung Tools
    sudo add-apt-repository ppa:voria/ppa
    sudo apt-get update
    sudo apt-get install samsung-tools
    3. Setelah proses instalasi selesai (membutuhkan transfer data sekitar 1 MB), selanjutnya kita uji coba jenis layar apa saja yang dimiliki oleh laptop kita. Masukkan perintah ke terminal sebagai berikut:
    ls /sys/class/backlight
    4. Hasil laptop saya menunjukkan bahwa Laptop Samsung yang saya gunakan memiliki dual monitor, maka hasilnya ada dua jenis layar yang ditampilkan yaitu layar bawaan motherboard yang diidentifikasi sebagai acpi_video0 dan ATI Radeon sebagai radeon_bl0 (lihat gambar dibawah ini)
    Instalasi Linux Mint: Menangani Brightness Linux Mint yang Tidak Berfungsi

    5. Jika Anda tidak mengetahui pasti layar yang sedang digunakan oleh laptop layar yang mana (apakah acpi_video0 atau radeon_bl0), maka ketahui berapa brightness layar Anda saat ini berapa melalui Apllet Brighness pada Linux Mint Anda (lihat gambar di bawah ini, hasilnya 40%)
    Menangani Brightness Linux Mint yang Tidak Berfungsi

    6. Kita akan coba mengetes berapakah nilai dari masing-masing layar acpi_video0 dan radeon_bl0. Manakah yang sesuai dengan hasil yang didapatkan dari point 5 diatas. Kita coba dahulu acpi_video0

    7. Untuk melihat nilai brightness maksimal dan brightness saat ini dari acpi_video0, ketikkan perinah via terminal berikut ini
    cd /sys/class/backlight/acpi_video0
    cat actual_brightness
    cat max_brightness
    Menangani Brightness Linux Mint yang Tidak Berfungsi
    8. Dari percobaan nomor 7, kita tahu bahwa layar yang digunakan oleh laptop Samsung adalah acpi_video0, sehingga kita tidak perlu menguji coba untuk ATI Radeon. Dari sini kita juga bisa mengetahui bahwa nilai brighness saat ini adalah 4 (diwakili oleh applet yang menunjukkan 40%), dan nilai brightness maksimum adalah 10. Hasil ini bisa saja berbeda pada Samsung lain.

    9. Langkah selanjutnya adalah kita akan membuat startup aplikasi pada Linux. Caranya ketikkan perintah pada terminal
    gedit ~/.lowerbrightness.sh

    10. Ketikkan pada Gedit script berikut ini (angka 4 dibawah ini bisa diganti dengan nilai brightness yang cocok bagi Anda)
     #!/bin/sh
        #change brightness setting on startup or resume
        pkexec /usr/lib/gnome-settings-daemon/gsd-backlight-helper --set-brightness 4

    11. Jika sudah selesai langsung simpan dan tutup Gedit.

    12. Buka Nautilus/Nemo/File Manager lainnya, dan masuk ke folder "Home" Anda

    13. Gunakan kombinasi Ctrl+H untuk menampilkan hidden file

    14. Cari file bernama .lowerbrightness.sh klik kanan file-nya, pilih properties, pada tab Permission berikan centang "Allow executing file as program" agar script yang Anda buat pada nomor 10 diatas bisa dijalankan.

    15. Tambahkan ke Startup Aplikasi di Linux, ketikkan perintah pada terminal (ganti USERNAME dengan username Anda)
    gsettings set org.gnome.settings-daemon.peripherals.input-devices hotplug-command "/home/USERNAME/.lowerbrightness.sh"
    16. Klik Start/Menu >> Preference >> Startup Application, Edit Samsung Tools, pada kotak isian Command, ganti command menjadi berikut ini (Ganti USERNAME dengan username Anda)
    /home/USERNAME/.lowerbrightness.sh

    17. Selesai, laptop Samsung akan start dengan brightness yang sudah Anda atur pada nomor 10
    18. Semoga bermanfaat, dan dukung Indonesia menggunakan Linux Mint!

    Mengatasi Error Audacity Is Already Running di Linux

    Mengatasi Error Audacity Is Already Running di Linux

    Sinopsis:

    Saya klik Start >> Sound & Video >> Audacity untuk menjalankan aplikasi Audacity di Linux dan ternyata Linux menampilkan pesan :
    The system has detected that another copy of Audacity is running.
    Running two copies of Audacity simultaneously may cause
    data loss or cause your system to crash.
    Use the New or Open commands in the currently running Audacity
    process to open multiple projects simultaneously.
    Mengatasi Audacity Is Already Running di Linux

    Sudah dicoba untuk menguninstall dan menginstal kembali Audacity tetapi hasilnya error message diatas tetap saja muncul. Audacity ini sudah tersedia di Software manager, jadi kita bisa dengan mudah untuk menginstal maupun menguninstall software ini melalui Software manager.

    Problem:

    Audacity tidak bisa dijalankan dan muncup pesan Audacity Already Running.

    Penyebab:

    Unknown yet

    Solusi:

    Untuk mengatasi Audacity di Linux yang tidak bisa dijalankan dan tampil pesan error Audacity is Already Running bisa dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:

    1. Jika ada file yang terkunci (bernama audacity-lock-<username/>) di dalam path  /var/tmp/audacity-<username/> dimana <username/> adalah username Linux Anda yang dilakukan adalah DELETE SAJA FILE TERSEBUT
    2. Cobalah untuk menyetting ulang Audacity, caranya cari file  audacity.cfg yang ada di dalam ~/.audacity-data/ kemudian DELETE SAJA FILE TERSEBUT


    Selesai, semoga solusi yang disajikan disini bisa membuat Audacity Anda kembali bisa dijalankan.