Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi Linux. Tampilkan semua postingan

Ulasan Singkat: Review Elementary OS Freya Linux

Ulasan Singkat: Review Elementary OS Freya Linux --ElementaryOS adalah distro linux yang diturunkan dari Ubuntu dan Linux Mint. Distro ini menggunakan desktop environment-nya sendiri yang bernama Pantheon dan terintegrasi dengan aplikasi bawaan elementary OS lainnya, seperti Plank (sebuah dock-bar berbasiskan Docky), web Browser Midori, dan Scratch (teks editor yang sederhana). Distro ini menggunakan Gala sebagai Window Manager, yang berbasiskan pada Mutter Windows Manager.

ElementaryOS tujuan awalnya adalah menyediakan paket aplikasi Ubuntu tetapi lama kelamaan berubah fungsi menjadi sebuah distro linux tersendiri. Sebagai turunan Ubuntu, ElementaryOS dapat menginstal aplikasi yang dimiliki oleh Ubuntu.

Distro Elementary OS Freya juga menggunakan software center milik Ubuntu untuk menangani pemasangan dan pencopotan perangkat lunak, meskipun begitu software center elementary sendiri sedang dalam pengerjaan. Tampilan antar mukanya dibuat agar terlihat intuitif bagi pengguna-pengguna baru tanpa menggunakan banyak sumber daya dan desainnya serupa dengan sistem operasi OS X dari Apple.

Versi stabil pertama dari elementary OS adalah "Jupiter", diluncurkan pada Maret 2011 dan berbasis Ubuntu 10.10. Sejak Oktober 2012, versi ini tidak lagi didukung dan berarti juga tidak lagi bisa diunduh di situs resmi elementary OS.

review elementary os review elementary os freya review elementary os luna elementary os review 2015 elementary os beta review elementary os beta 2 review review elementary os luna

Pada bulan November 2012, versi beta pertama dari elementary OS bernama kode "Luna" dirilis, yang menggunakan Ubuntu 12.04 LTS sebagai dasarnya. Versi beta kedua dari "Luna" dirilis pada tanggal 6 May 2013, melakukan perbaikan dari 300 bug dan beberapa perubahan seperti peningkatan dukungan untuk berbagai localization, dukungan layar ganda dan pembaruan beberapa aplikasi.

Pada tanggal 7 Agustus 2013, jam hitung mundur muncul pada situs resmi elementary OS yang berakhir pada 10 Agustus 2013. Versi stabil kedua dari elementary OS, bernama "Luna", diluncurkan pada 10 Agustus 2013, dengan perombakan total dan desain ulang situs resminya. Nah, untuk sekarang versi stabil ketiga ElementaryOS sudah dirilis dengan codename "Freya" yang diturunkan dari Ubuntu 14.04 LTS tersedia untuk versi 32-bit dan 64-bit.

Kelebihan dari ElementaryOS :


  1. Desainnya elegan sebagaimana Linux Mint yang sama-sama diturunkan dari Ubuntu
  2. Ringan, tidak haus RAM
  3. Dukundan repository Ubuntu
  4. Aplikasi installer berupa file DEB sama seperti Linux Mint
  5. Basic command line-nya seperti Debian, Ubuntu, dan Linux Mint (sudo apt-get)
  6. Booting dan shutdown tergolong cepat

Kelemahan dari ElementaryOS :


  • Kustomisasi harus dilakukan sendiri dengan eksperimen sendiri karena minimnya forum/blog yang membahas ElementaryOS
  • Rentang waktu rilis versi finalnya terlalu lama
  • Tidak ada aplikasi office semisal LibreOffice yang diinstal secara default, harus install manual

5 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Instalasi Linux Mint 16

5 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Instalasi Linux Mint 16. Setelah kita selesai melakukan instalasi Linux Mint, tentunya kita harus melakukan setting atau pengaturan Linux Mint. Sebelum melakukan isntalasi aplikasi yang akan kita gunakan berikut ini saya sajikan 5 hal yang harus dilakukan setelah instalasi Linux Mint (5 things to do after intalling linux mint):

1. Meng-Update Linux Mint

Hal ini perlu dilakukan agar sisten operasi yang kita gunakan mendapatkan pembaruan terhadap bug ataupun kernel sistem. Update size Linux Mint terbilang kecil mengingat Linux Mint tingkat kesetabilannya diturunkan dari jenis Debian dan Ubuntu.

2. Pengaturan Ulang Terhadap Touchpad

Kesalahan touchpad pada Linux Mint edisi 16 Pertra adalah klik hanya bisa dilakukan oleh tombol klik yang ada pada touchpad. Kita tidak bisa melakukan klik hanya dengan melakukan tap saja (tidak bisa klik jika touchpad ditutul). Hal ini dikarenakan default dari toucpad adalah off. Caranya masuk pada settings >> Mouse and Touchpad >> beri centang pada Enable mouse click with touchpad (Seperti tampilan gambar berikut ini, klik gambar untuk memperbesar)



3. Membuat Batere Laptop Agar Tahan Lama

Untuk meningkatkan daya tahan batere pada Linux mint, yang perlu dilakukan adalah menggunakan tingkat kecerahan layar laptop seminimal mungkin. Juga perlu diperhatikan apakah laptop kita menggunakan dual graphic yang akan sangat menyedot batere sehingga batere laptop di Linux Mint boros. Untuk menghemat batere di Linux mint kita perlu menggunakan aplikasi penghemat batere yang disebut Bumblebee. Cara menginstal dan menyeting Bumblebee lihat disini.

4. Make Over Linux Mint

Anda tentunya menginginkan keindahan tampilan sebuah laptop disamping juga kehandalan bukan? Dengan Linux Mint (ataupun jenis disrto lain) bisa Anda dapatkan dengan mudah. Untuk mempecantik tampilan Linux Mint Anda, mari kita simak Cara Menginstal Mac OS X Theme di Linux Mint 16 Petra

5. Menginstal Aplikasi Terbaik Linux Mint

Linux memiliki sejumlah aplikasi yang tidak kalah dengan sistem operasi Windows maupun Mac OS. Aplikasi ini bisa memudahkan kita dapat menciptakan sebuah ide, gagasan, atau hal lain yang tentunya bermanfaat. Aplikasi-aplikasi apa saja yang perlu kita instal dan merupakan aplikasi terbaik? Simak ulasan saya berikutnya.

7 Perbedaan Umum Linux Mint dan Linux Ubuntu

Linux adalah sebuah sistem operasi yang sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, karena memang
tujuan utama rancangan dari proyek Linux adalah UNIX compatible. Berbagai macam distro Linux sudah banyak beredar di Dunia. Diantara distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia tersebut 5 terbanyak adalah linux mint, linux ubuntu, debian, magela, dan fedora. Anda bisa melihat top 10 distro Linux melalui distrowatch.com

7 Perbedaan Linux Mint dan Linux ubuntu
7 Perbedaan Linux Mint dan Linux ubuntu

Pilih Linux Mint Atau Ubuntu ?

Dilihat dari berbagai standar perbandingan, linux mint maupun linux ubuntu memiliki kelebihan dan kekurangannya yang menunjukkan fleksibilitas masing-masing sistem operasi linux. Berikut ini adalah 7 perbedaan linux mint dan ubuntu dilihat dari berbagai standar :

Perbedaan Linux Mint dan Ubuntu
No
Standar
Linux Mint
Linux Ubuntu
1
Popularitas Menurut Distrowatch Linux Mint paling populer Menurut survey online dan dunia pc, Ubuntu paling populer
2
Paket Aplikasi Menyediakan paket aplikasi komplit, terdapat codec music Tidak ada paket untuk fresh install
3
Boot Time 20 detik 9 detik
4
Backup Software Backup software dilakukan oleh mint backup Dilakukan oleh deja dup
5
Waktu Rilis Rilis setiap 6 bulan sekali Rilis setiap 6 bulan sekali
6
Tujuan dan Slogan �From freedom com elegance�
Linux mint dibuat dengan mempertimbangkan interface dan kehandalan sistem
Dirancang agar mudah digunakan untuk keperluan komputer desktop sehari-hari
7
Interface Memiliki interface (desktop environment) berupa KDE, XFCE, MATE dan CINNAMON Berbasis Gnome dengan tampilan Unity


Setiap sistem operasi linux diciptakan dengan kustomisasi tersendiri. Linux Ubuntu diciptakan agar bisa digunakan dengan mudah dengan dukungan banyak aplikasi linux.

Anda bisa memilih Linux Mint maupun Linux Ubuntu. Perlu diketahui bahwa Linux Mint diturunkan dari Linux Ubuntu dan Debian yang artinya dukungan aplikasi yang disediakan Ubuntu bisa juga diinstal di Linux Mint. Karena turunan dari debian maka menjadikan Linux Mint sekuritasnya lebih kuat dibandingkan Linux Ubuntu. Semoga 7 Perbedaan Linux Mint dan Linux ubuntu bermanfaat!